Minggu, 08 April 2012

Tips n Triks Wirausaha


  • Nikmati prosesnya, dan jangan ambil jalan pintas
Di dalam menuju keberhasilan disitu pasti ada proses yang panjang, namun kebanyakan saat ini banyak entrepreneur muda yang tergoda untuk mengambil jalan pintas. Karena banyak orang muda yang bergairah ingin cepat – cepat mendapatkan kesuksesan dan pengakuan. Proses merupakan suatu jalan yang harus dijalani oleh seseorang untuk belajar, dan mencapai kesuksesan.  Siapa pun yang mengambil jalan pintas atau cara cepat yakni, memperoleh sesuatu tanpa perjuangan, tanpa proses, pengorbanan serta tidak pernah gagal dalam melakukan suatu usaha, dapat di pastikan keberhasilan atau kesuksesan tersebut hanya bersifat sementara, hal ini dikarenakan jika dengan jalan pintas kita tidak akan menghargai sesuatu yang telah dicapai dikarenakan kita memperolehnya dengan cara instant, atau dengan tidak bekerja keras, tidak jatuh bangun untuk mencapai keberhasilan tersebut, maka kita tidak akan dapat memecahkan masalah apapun yang ada, karena tidak ada pengalaman untuk  memecahkan masalah yang pernah kita dapat pada saat kita terjatuh dalam menggapai keberhasilan tersebut. Jadi nikmatilah prosesnya, dan secara sadar ataupun tidak sadar sebenarnya banyak pelajaran atau ilmu yang kita peroleh dari proses tersbut.
  • Passion atau gairah
Sikap ini harus dimiliki oleh seorang entrepreneur karena dari passion inilah asal mula timbulnya keinginan berwirausaha, kreativitas dan inovatif. Passion ini juga merupakan awal dan tanda-tanda orang akan sukses seperti yang saya kutip ucapan dari bill gate, pemilik Microsoft Corporation,  saat ditanya apakah  kunci agar dapat menjadi sukses seperti anda?? Lalu ia menjawab “is a Passion”, atau dalam bahasa Indonesia adalah gairah, dalam artian positif tentunya, kutipan ini saya dapat dari seorang dosen pada saat seminar kepemimpinan di Gunadarma pada awal tahun masuk.

  • Sosialisasi, komunikasi, dan link
Link atau jaringan merupakan bagian cukup penting dalam bidang wirausaha, karena pada nantinya kita tidak akan bekerja sendiri, kita akan bekerja dengan orang lain bahkan dengan sebuah instansi, maka dari itu kita dituntut untuk dapat berkomunikasi dengan baik, sehingga orang lain atau instansi mau bahkan senang bekerjasama dengan kita. Selain untuk menjalin kerjasama bisnis, komunikasi juga diperlukan untuk menghadapi konsumen yang akan membeli atau menggunakan barang atau jasa kita.
Sosialisasi, sosialisasi juga diperlukan kepada masyarakat untuk memperkenalkan produk atau jasa yang ingin kita terjunkan ke pasar jadi ini merupakan alternative memasarkan produk yang kita tawarkan selain iklan.   



Senin, 02 April 2012

Resume Tokoh Wirausaha Terkenal - tugas kuliah

 
Hendy Setiono Pemilik bisnis waralaba “ Baba Rafi”
Hanya bermodal sebuah gerobak, Kebab Baba Rafi tumbuh fenomenal. Kini 140 gerainya telah tersebar di 25 kota di Indonesia. Wiyono
Dalam dunia bisnis waralaba, bisnis makanan dan minuman terasa mendominasi. Semua mafhum bisnis ini boleh dibilang kebal krisis ekonomi karena menyangkut salah satu kebutuhan pokok. Alasan lainnya barangkali karena kemudahan yang dimiliki serta perputaran modalnya terhitung cepat. Tidak jarang, asalkan disertai pengelolaan yang bagus usaha di bidang kebutuhan perut mampu berkembang dalam waktu relatif cepat. Baba Rafi merupakan salah satu contoh sukses, setidaknya hingga saat ini.
Hendy Setiono mengawali usaha tahun 2003 di Surabaya. Modalnya hanya Rp 10 juta atau sebuah gerobak burger. Kini bisnisnya berkembang pesat dengan menu makanan utama kebab serta santapan ala koboi (burger serta hotdog). Jumlah cabangnya setiap tahun terus bertambah. Terakhir, terdapat 140 outlet tersebar di 25 kota, antara lain Batam, Bali, Bandung, Banjarmasin, Malang, Gresik, Jember, Kediri, Lampung, Padang, Malang, Makasar, Medan, Pasuruan, Pekan Baru, Karawang, Surabaya, Sukabumi, Semarang, Sidoarjo, Tasikmalaya, Jogjakarta, dan Jakarta. “Tahun 2007 rencanaya go to Jakarta dengan target membuka 80 gerai khusus di Jakarta. Sekarang sudah terealisasi 25 buah,” ungkap Hendy.

Baba Rafi mampu berkembang pesat, karena selama ini Hendy selalu mempertahankan kualitas, baik menjaga standar mutu, kebersihan, value produk. “Oleh karena itu dibentuk divisi Quality Control dan Maintenance,” ujarnya.Peraih berbagai penghargaan, di antaranya sebagai salah satu Entreprise 50 (The Hottest Entrepreneur 2006) versi Swa, Asia’s Best Entrepreneur Under 25 versi BusinessWeek, The Indonesian Small Medium Business Entrepreneur Award (ISMBEA 2006), juga termasuk di antara 10 tokoh pilihan 2006 versi Tempo ini juga berusaha memperkuat brand image khususnya melalui berbagai media above the line serta membuat diferensiasi dengan memperbarui sebutan menu-menu, seperti Winner Kebab, Hotdog Jumbo, Kebab Picok (pisang dan coklat). Tetapi harganya tetap dapat terjangkau oleh kocek mahasiswa sekalipun, yaitu berkisar Rp 6.000,00-Rp 9.000,00.
Di samping itu bapak dua orang anak ini juga tetap memakai strategi awal yang cukup ampuh, yakni memilih tempat di tengah-tengah keramaian dan menggunakan warna mencolok dan berwarna-warni. “Agar terkesan familiar dan begitu melihat, orang menjadi ingat terus,” begitu kilahnya.
Diferensiasi lain yang dilakukan Hendy adalah cara pengolahan. Dia mengolah daging dengan cara diasap, bukannya digoreng. Daging berukuran besar diasap, baru dipotong dan diiris tipis, dengan begitu aroma asap menjadi khas. Beberapa jenis bumbu juga disesuaikan sesuai dengan selera lokal. Di negeri asalnya, irisan daging untuk burger atau kebab tidak terlalu tebal dengan aroma bumbu yang kuat.
Sebaliknya, menurutnya konsumen lokal lebih memilih tekstur daging lebih berasa dengan bumbu dan saos tidak terlalu banyak namun cenderung manis.
Sebagai bisnis yang diwaralabakan Hendy menyediakan beberapa tipe penawaran. Terdapat paket gerobak untuk outdoor, franchisenya dijual dengan harga Rp 50 juta. Tipe Booth dan Dine In, keduanya juga dengan konsep outdoor ditawarkan seharga Rp 70 juta dan Rp 100 juta, sementara konsep indoor outlet harganya Rp 90 juta. “Model café, franchise fee sebesar Rp 80 juta dan ditambah initial investment sekitar Rp 100 juta,” imbuh Presiden Direktur PT Baba Rafi Indonesia tersebut.
Calon franchisee tidak usah khawatir, sebab dukungan yang diperoleh meliputi hampir semua aspek, mulai dari studi kelayakan, lay out restoran, standar pelayanan, pelatihan, jaminan bahan baku, paket promosi, termasuk quality control, maintenance, manual book, disertai software keuangan. Dalam satu paket sudah tersedia satu unit counter, alat burner kebab, dan paket perlengkapan counter lengkap. Disebutkan, tingkat keberhasilan cabang mencapai 99% atau resiko kegagalan usaha sangatlah kecil. “Omset yang diraih masing-masing gerai Rp 350 ribu-Rp 1 juta per hari, sehingga balik modal investasi diperkirakan tercapai dalam 1-1,5 tahun,” tandasnya.

Pendapat saya tentang sosok Hendy susanto:
Menurut saya hendri susanto merupakan sosok entrepreneur sejati, ia bertekad untuk ber-wirausaha, mandiri dan rela meninggalkan status nya sebagai mahasiswa teknik informatika ITS Surabaya, untuk menjadi wirausahawan sukses dan hidup mandiri. Untuk mewujudkan keinginannya tersebut ia bekerja keras, dan tidak pernah berhenti belajar untuk memperdalam pengetahuannya tentang ber-wirausaha.
Ia juga piawai membaca peluang dan berani membuat inovasi baru yang belum ada dipasaran, yakni ia berani mengangkat makanan yang tadinya hanya ada di Negara arab, ke Indonesia yakni kebab. Dan dengan kerja keras dan perjuangannya akhirnya ia sukses membawa usaha kebabnya tersebut pada sebuah kesuksesan. Tentunya dengan kerja keras dan persoalan yang menghadang, salah satu persoalan yang cukup menyulitkan yakni, memodifikasi kebab agar dapat diterima oleh lidah masyarakat Indonesia, yakni dengan melakukan riset dan mencoba dan gagal (trial and eror).  
Setelah usaha kebabnya bejalan lancer dan diterima olrh masyarakat, ia mulai melebarkan sayapnya yakni memperluas bisdnisnya dengan system waralaba, dan hasilnya dalam waktu yang tidak lama bisnisnya meluas hingga seluruh Indonesia, bahkan mancanegara, dengan brandnya yakni; Kebab “Baba Rafi”.
~TERIMAKASIH~



Senin, 19 Maret 2012

Resume Tokoh Wirausaha Muda Mandiri Astari Tadda Pemilik CV. AstaMedia Link Perdana




“Meraup Untung Nyata dari Bisnis Maya”
            Jika ada sarjana kedokteran (S.Ked) yang sibuk online didepan komputer dari pada melakukan kegiatan di rumah sakit, Asri Tadda-lah orangnya. Jangan menduga ia berkutat dengan facebook, Twitter, atau situs jejaring social lainnya atau game online. Calon dokter dari Universitas Hasanudin ini justru sedang mendulang rupiah dari bisnis online. Kecanduannya pada dunia maya ini, Asri yang di dunia maya lebih dikenal dengan nama Asta Qauliyah ini justru memanfaatkan ketaguhan internetnya itu untuk mengasah jiwa kewirausahaan , ia membaca peluang besar dari hobinya menjelajah dunia maya itu.
            Lelaki kelahiran Luwu Timur, Sulawesi Selatan, 28 tahun silam ini meyakini bahwa belajar bisnis sejak dini akan menjadi solusi untuk menghadapi persaingan hidup yang kian meningkat seiring berjalannya waktu. Ketika masih mahasiswa Fakultas kedokteran ini , mulai merintis periklanan (advertsing) berbasis blog. Asri Tadda membuat banyak blog dengan beragam tema kedokteran dan kesehatan, sesuai dengan jurusan yang ia ambil pada saat kuliah. Dia memilih menjadi dokter internet yang menyebarkan ilmu kedokteran dan kesehatan yang dipelajarinya semasa kuliah dulu kepada masyarakat luas melalui media blog.
            Dia menyadari bahwa blog menembus batas – batas geografis Negara, sehingga penting baginya untuk menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa pengantar blog – blognya. Bisnis yang dikembangkan Asri di Makasar ini bahkan sudah meluas ke berbagai layanan, namun tetap berbasis internet. Ia juga menyediakan jasa internet markerting, web development, konsultan dan yang paling baru adalah mendirikan sekolah blog (bloging school). Asri juga mendirikan dan mengelola kafe yang dilengkapi fasilitas  free WiFi. Agar postioningnya lebih mengena bagi para penggila blog yang menjadi sasaran pasarnya, ia menamai kafe nya yang berlokasi di jl. Perintis Kemerdekaan, makasar ini dengan nama kafe Blogger.
            Menggunakan bendera AstaMedia Group, dalam kurun waktu 2 tahun, ia membukukan omset Rp 480 juta per tahun, hanya untuk tiga perusahaan advertising berbasis blognya yaitu Articles Trade Inc., SEOSEMID Inc., dan BuyLinkPost. Angka ini, kata asri meningkat secara signifikanpada tahun berikutnya. Tak heran jika asri tadda mendapat juara dua penghargaan Wirausaha Muda Mandiri (WMM), yang diselenggarakan oleh Bank Mandiri, dalam rangka memberikan apresiatif kepada para wirausaha muda Indonesia.
Kuncinya passion
            Sekilas tidak ada yang istimewa dari sosok Asri tadda. Dia seperti anak muda lainnya, yang senang bergaul, berselancar di dunia maya, dan aktif diberbagai kegiatan dan organisasi di kampus. Namun yang membedakan ia dari anak muda seumurnya adalah, ia mempunyai passion atau gairah, semangat yang menggebu- gebu dari dalam dirinya untuk dapat mewujudkan cita – cita nya untuk hidup mandiri, dan dapat menghasilkan uang dari hobinya, yakni nge-Blog dan Browsing internet. Selain memiliki jiwa yang bergairah, bersemangat, ia juga yakin bahwa dirinya dapat mewujudkan impiannya dan tak pernah kapok, dan lelah untuk mewujudkannya.
            Dan setelah sukses pun ia memiliki keinginan untuk menularkan ilmunya kepada masyarakat luas, agar ,masyarakat luas mengetahui tentang biosnis di dunia maya yang menguntungkan ini, juga agar masyarakat luas dapat menikmati apa yang telah dicapai oleh AstriTadda. Keinginan ini pun sudah mulai diwudkan dengan cara mendirikan sekolah bloging atau blogging school, sekolah ini merupakan sekolah yang mengajarkan, bagaimana cara membuat blog yang professional, bagaimana cara menghasilkan uang dari ngeblog, dan cara membuat situs periklanan via blog, atau advertising blog.


Pendapat Saya Tentang Tokoh Entrepreneurship Di atas Yaitu:

            Saya setuju dan salut kepada Asri Tadda, menurut saya ia merupakan sosok yang dapat dijadikan sebagai teladan, karena ia dapat mewujudkan dari sebuah hobi biasa menjadi sebuah profesi yang dapat memberikan insentif yang lumayan besar,  saya juga salut pada kegigihan, semangat dan  passion yang ia miliki untuk dapat mewujudkan cita- citanya. Dan ternyata keberhasilan seseorang itu merupakan hasil dari kerja keras, kegigihan, kreatif, inovatif, pantang menyerah, dan yakin pada diri sendiri, bahwa kita bisa,  “we can do it”.
            Satu lagi kelebihan yang dimiliki oleh Asri Tadda ialah ia tidak berkutat pada satu bidang, ini terbukti dengan ia mendirikan kafe, dan sekolah blog, yang sesungguhnya ia bergerak di bidang advertising berbasis blog. Dari ini saya melihat bahwa Asri Tadda juga merupakan orang yang pintar melihat peluang usaha, dan tidak pernah takut untuk mencoba hal baru, contohnya ialah sekolah blog, yang ia dirikan. Ia juga memiliki misi sosial yakni ia mengajak masyarakat luas untuk mengikuti jejaknya dengan membuka sekolah khusus belajar blog, periklanan berbasis blog, dan bagaimana cara mendulang rupiah dari “bermain” Blog.

            Dari membaca artikel ini saya sadar bahwa ber-wirausaha diperlukan sikap dan pemikiran yang harus dimiliki oleh seorang entrepreneur yakni sebagai berikut:
  • Kreatif dan Inovatif
Seorang entrepreneur harus memiliki sikap dan pemikiran yang kreatif, karena dengan berfikir kreatif, seorang entrepreneur dapat menciptakan sesuatu yang baru, asli (original) yang belum ada di dipasaran dan akan laku dipasaran.
  • Kerja keras dan Gigih
Seorang entrepreneur harus memiliki sikap kerja keras, kerja keras merupakan upaya – upaya yang dilakukan secara maksimal dengan tujuan tercapainya sebua kesuksesan dalam ber-wirausaha.                       
Kerja keras juga merupakan modal utama yang harus dimiliki oleh seorang entrepreneur, karena untuk menjalankan sebuah wirausaha seorang entrepreneurship harus bekerja keras dan tak pernah lelah mencoba hal yang baru agar keberhasilan atau kesuksesan dapat diraih.
Gigih, sikap ini sangat perlu dimiliki oleh seorang entrepreneur, karena seorang entrepreneur harus jatuh-bangun pada proses merintis suatu usaha/bisnis tertentu. Tentunya seorang eenterpreneur harus bangkit dari keterpurukan, dan bangkit kembali dan berusaha agar tidak terperosok pada jurang yang sama, dan tidak kapok untuk mencoba hal baru, try and false.
  • Nikmati prosesnya, dan jangan ambil jalan pintas
Di dalam menuju keberhasilan disitu pasti ada proses yang panjang, namun kebanyakan saat ini banyak entrepreneur muda yang tergoda untuk mengambil jalan pintas. Karena banyak orang muda yang bergairah ingin cepat – cepat mendapatkan kesuksesan dan pengakuan. Proses merupakan suatu jalan yang harus dijalani oleh seseorang untuk belajar, dan mencapai kesuksesan.  Siapa pun yang mengambil jalan pintas atau cara cepat yakni, memperoleh sesuatu tanpa perjuangan, tanpa proses, pengorbanan serta tidak pernah gagal dalam melakukan suatu usaha, dapat di pastikan keberhasilan atau kesuksesan tersebut hanya bersifat sementara, hal ini dikarenakan jika dengan jalan pintas kita tidak akan menghargai sesuatu yang telah dicapai dikarenakan kita memperolehnya dengan cara instant, atau dengan tidak bekerja keras, tidak jatuh bangun untuk mencapai keberhasilan tersebut, maka kita tidak akan dapat memecahkan masalah apapun yang ada, karena tidak ada pengalaman untuk  memecahkan masalah yang pernah kita dapat pada saat kita terjatuh dalam menggapai keberhasilan tersebut. Jadi nikmatilah prosesnya, dan secara sadar ataupun tidak sadar sebenarnya banyak pelajaran atau ilmu yang kita peroleh dari proses tersbut.
  • Passion atau gairah
Sikap ini harus dimiliki oleh seorang entrepreneur karena dari passion inilah asal mula timbulnya keinginan berwirausaha, kreativitas dan inovatif. Passion ini juga merupakan awal dan tanda-tanda orang akan sukses seperti yang saya kutip ucapan dari bill gate, pemilik Microsoft Corporation,  saat ditanya apakah  kunci agar dapat menjadi sukses seperti anda?? Lalu ia menjawab “is a Passion”, atau dalam bahasa Indonesia adalah gairah, dalam artian positif tentunya, kutipan ini saya dapat dari seorang dosen pada saat seminar kepemimpinan di Gunadarma pada awal tahun masuk.

  • Sosialisasi, komunikasi, dan link
Link atau jaringan merupakan bagian cukup penting dalam bidang wirausaha, karena pada nantinya kita tidak akan bekerja sendiri, kita akan bekerja dengan orang lain bahkan dengan sebuah instansi, maka dari itu kita dituntut untuk dapat berkomunikasi dengan baik, sehingga orang lain atau instansi mau bahkan senang bekerjasama dengan kita. Selain untuk menjalin kerjasama bisnis, komunikasi juga diperlukan untuk menghadapi konsumen yang akan membeli atau menggunakan barang atau jasa kita.
Sosialisasi, sosialisasi juga diperlukan kepada masyarakat untuk memperkenalkan produk atau jasa yang ingin kita terjunkan ke pasar jadi ini merupakan alternative memasarkan produk yang kita tawarkan selain iklan.    






                       
           

Rabu, 11 Januari 2012

unit usaha


UNIT USAHA
Nama Usaha Sekolah: SMA Yadika 09
Lokasi          :  jalan Bintara jaya no 58 bekasi barat.
Sekolah ini merupakan  sekolah sma  swasta. Memiliki lab. Computer.








Saya menawarkan diri kepada guru TIK saya pada waktu sma untuk memperbaik computer yang rusak di lab. Computer tersebut, dan kebetulan ada beberapa computer yang terkena virus, maka pada saat itu juga saya mnginstal anti virus avira yang sudah saya persiapkan dari rumah.
Tabel kegiatan
Hari ,tanggal
Kegiatan yang dilakukan
Selasa, 03 januari 2012
Menginstal anti virus avira, free