Senin, 19 November 2012

ETIKA DAN PROFESI DALAM BIDANG IT


ETIKA DAN PROFESI DALAM BIDANG IT

A.    ETIKA

         Pengertian Etika
Etika berasal dari bahasa yunani "ethikos", berarti "timbul dari kebiasaan" adalah sebuah sesuatu dimana dan bagaimana cabang utama filsafat yang mempelajari nilai atau kualitas yang menjadi studi mengenai standar dan penilaian moral Etika mencakup analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik, buruk, dan tanggung jawab. 
Secara metodologis, tidak setiap hal menilai perbuatan dapat dikatakan sebagai etika Etika memerlukan sikap kritis, metodis, dan sistematis dalam melakukan refleksi. Karena itulah etika merupakan suatu ilmu. Sebagai suatu ilmu, objek dari etika adalah tingkah laku manusia.  Akan tetapi berbeda dengan ilmu-ilmu lain yang meneliti juga tingkah laku manusia, etika memiliki sudut pandang normatif. Maksudnya etika melihat dari sudut baik dan buruk terhadap perbuatan manusia. ( http://id.wikipedia.org/wiki/Etika

  Faktor yang Mempengaruhi Pelanggaran Etika
  • Kebutuhan individu
Korupsi , alasan ekonomi
  • Tidak ada pedoman
Area “abu-abu”, sehingga tak ada panduan
  • Perilaku dan kebiasaan individu
Kebiasaan yang terakumulasi tak dikoreksi
  • Lingkungan tidak etis
Pengaruh dari komunitas
  • Perilaku orang yang ditiru
Efek primordialisme yang kebablasan
     Sangsi Pelanggaran Etika
·        Sanksi Sosial
Skala relative kecil, dipahami sebagai kesalahan yang dapat “dimaafkan”.
·        Sanksi Hukum
Skala besar, merugikan hak pihak lain. Hukum pidana menempati prioritas utama, diikuti oleh hukum Perdata.
Peran Etika dalam bidang IT
Seperti yang kita ketahui perkembangan dunia IT berlangsung sangat cepat. Dengan pekembangan tersebut diharapkan akan dapat mempertahankan dan meningkatkan taraf hidup manusia. Banyak hal yang menggiurkan manusia untuk dapat sukses dalam bidang it tetapi tidak cukup dengan mengandalkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, manusia juga harus menghayati secara mendalam kode etik ilmu, teknologi dan kehidupan.
Banyak ahli  telah menemukan bahwa teknologi mengambil alih fungsi mental manusia, pada saat yang sama terjadi kerugian yang diakibatkan oleh hilangnya fungsi tersebut dari kerja mental manusia. Perubahan yang terjadi pada cara berfikir manusia sebagai akibat perkembangan teknologi sedikit banyak berpengaruh terhadap pelaksanaan dan cara pandang manusia terhadap etika dan norma dalam kehidupannya.

Etika & Teknologi
-   Teknologi adalah segala sesuatu yang diciptakan manusia untuk memudahkan pekerjaannya.
- Kehadiran teknologi membuat manusia “kehilangan” beberapa sense of human yang alami.
( otomatisasi mesin          refleks / kewaspadaan melambat )
-Cara orang berkomunikasi, by email or by surat, membawa perubahan signifikan, dalam sapaan / tutur kata.
-Orang berzakat dengan SMS, implikasi pada silaturahmi yang “tertunda”
-Emosi ( “touch” ) yang semakin tumpul karena jarak dan waktu semakin biasa dalam teknologi informasi.



Kode Etik Profesi
·         Kode : Tanda-Tanda Atau Simbol-Simbol Yang Berupa Kata-Kata, Tulisan Atau Benda Yang Disepakati Untuk Maksud-Maksud Tertentu.
·         Kode Etik : Yaitu Norma Atau Azas Yang Diterima Oleh Suatu Kelompok Tertentu Sebagai Landasan Tingkah Laku Sehari-Hari Di Masyarakat Maupun Di Tempat Kerja.
·         Kode Etik Profesi : Pedoman Sikap, Tingkah Laku Dan Perbuatan Dalam Melaksanakan Tugas Dan Dalam Kehidupan Sehari-Hari.



TUJUAN KODE ETIK PROFESI

1. Untuk Menjunjung Tinggi Martabat Profesi.
2. Untuk Menjaga Dan Memelihara Kesejahteraan Para Anggota.
3. Untuk Meningkatkan Pengabdian Para Anggota Profesi.
4. Untuk Meningkatkan Mutu Profesi.
5. Untuk Meningkatkan Mutu Organisasi Profesi.
6. Meningkatkan Layanan Di Atas Keuntungan Pribadi.
7. Mempunyai Organisasi Profesional Yang Kuat Dan Terjalin Erat.
8. Menentukan Baku Standarnya Sendiri.

FUNGSI KODE ETIK PROFESI
1. Memberikan Pedoman Bagi Setiap Anggota Profesi Tentang Prinsip Profesionalitas Yang Digariskan.
2. Sebagai Sarana Kontrol Sosial Bagi Masyarakat Atas Profesi Yang Bersangkutan.
3. Mencegah Campur Tangan Pihak Di Luar Organisasi Profesi Tentang Hubungan Etika Dalam Keanggotaan Profesi. Etika Profesi Sangatlah Dibutuhkan Dalam Berbagai Bidang.




Ciri Khas Profesi

Menurut Artikel dalam International Encyclopedia of education, ada 10 ciri khas suatu profesi, yaitu:
  1. Suatu bidang pekerjaan yang terorganisir dari jenis intelektual yang terus berkembang dan diperluas.
  2. Suatu teknik intelektual.
  3. Penerapan praktis dari teknik intelektual pada urusan praktis.
  4. Suatu periode panjang untuk pelatihan dan sertifikasi.
  5. Beberapa standar dan pernyataan tentang etika yang dapat diselenggarakan.
  6. Kemampuan untuk kepemimpinan pada profesi sendiri.
  7. Asosiasi dari anggota profesi yang menjadi suatu kelompok yang erat dengan kualitas komunikasi. yang tinggi antar anggotanya.
  8. Pengakuan sebagai profesi.
  9. Perhatian yang profesional terhadap penggunaan yang bertanggung jawab dari pekerjaan profesi.
  10. Hubungan yang erat dengan profesi lain.
Ciri-Ciri Profesionalisme
  1. Punya ketrampilan yang tinggi dalam suatu bidang serta kemahiran dalam menggunakan peralatan tertentu yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas yang bersangkutan dengan bidang tadi.
  2. Punya ilmu dan pengalaman serta kecerdasan dalam menganalisis suatu masalah dan peka di dalam membaca situasi cepat dan tepat serta cermat dalam mengambil keputusan terbaik atas dasar kepekaan.
  3. Punya sikap berorientasi ke depan sehingga punya kemampuan mengantisipasi perkembangan lingkungan yang terbentang di hadapannya.
  4. Punya sikap mandiri berdasarkan keyakinan akan kemampuan pribadi serta terbuka menyimak dan menghargai pendapat orang lain, namun cermat dalam memilih yang terbaik bagi diri dan perkembangan pribadinya.



Bentuk profesionalisme di bidang IT terutama Programer adalah:
Memilki sikap mandiri berdasarkan kemampuan yang di milikinya secara pribadi serta terbuka dan mau menghargai pendapat orang lain, serta cermat dalam memilih yang terbaik bagi diri dan perkembangan pribadinya, atau dengan kata lain adalah mandiri . Seorang pekerja dibidang IT terutama programmer harus memiliki sikap tidak tergantung dengan orang lain, terbuka, mau menerima dengan hati yang lapang atas pekerjaanya, saat dikritik tentang pekerja tersebut maupun saat mendapat saran dari orang lain, bahkan dapat komplain dari klien karena ada program yang dibuatnya tidak jalan karena beberapa factor, misalkan program yang dibuat kena virus,error, dan lain-lain.
Memiliki pengetahuan yang tinggi dan handal di bidang IT , Seorang programer harus mempunyai modal yang cukup salah satunya menguasai bahasa pemprograman, sehingga dalam pembuatan program tersebut benar-benar terjamin kualitasnya dan juga tidak asal-asalan, sehiingga program tersebut dapat bermanfaat.
Menerapkan norma-norma yang berhubungan dengan IT yang telah diatur dalam kode etik, misalkan profesional atau developer dengan klien, antara para profesional dalam ruang lingkup itu sendiri, atau antara organisasi profesi serta organisasi profesi dengan pemerintah. Contohnya salah satu bentuk hubungan seorang programer dengan klien atau pengguna jasa, misalnya pembuatan sebuah program aplikasi yang dibuatnya.
Seorang programmer tidak dapat membuat suatu program semaunya sendiri, ada beberapa hal yang harus ia perhatikan seperti : untuk apa program tersebut dibuat dan nantinya digunakan oleh kliennya atau user, ia dapat menjamin keamanan sistem kerja program aplikasi tersebut dari pihak-pihak yang dapat mengacaukan sistem kerjanya.

Profesi di Bidang TI Sebagai Profesi
    Untuk mengatakan apakah suatu pekerjaan termasuk profesi atau bukan, criteria pekerjaan tersebut harus diuji.
Sebagai contoh, pekerjaan sebagai staf operator computer ( sekedar mengoperasikan ), tidak masuk dalam golongan profesi jika untuk bekerja sebagai staf operator tersebut tidak membutuhkan latar belakang pendidikan tertentu.
   Adapun seorang software engineer dapat dikatakan sebagai sebuah profesi karena seseorang yang bekerja sebagai software engineer haruslah berpengetahuan dan memiliki pengalaman kerja di bidangnya.
Julius Hermawan ( 2003 ), mencatat dua karakteristik yang dimiliki oleh software engineer sehingga pekerjaan tersebut layak disebut sebuah profesi, yaitu :
1.     Kompetensi
Kompetensi yang dimaksud yaitu sifat yang selalu menuntut professional software engineer untuk memperdalam dan memperbaharui pengetahuan dan keterampilannya sesuai tuntutan profesinya.
2.       Tanggung jawab pribadi
Yang dimaksud yaitu kesadaran untuk membebankan hasil pekerjaannya sebagai tanggung jawab pribadi.
Agar dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara baik dan benar, seorang software engineer perlu terus mengembangkan bidang ilmu dalam pengembangan perangkat lunak, seperti:
a. Bidang ilmu metodologi pengembangan perangkat lunak
b.Manajemen sumber daya
c. Mengelola kelompok kerja
d.Komunikasi
Sumber:




Minggu, 08 April 2012

Tips n Triks Wirausaha


  • Nikmati prosesnya, dan jangan ambil jalan pintas
Di dalam menuju keberhasilan disitu pasti ada proses yang panjang, namun kebanyakan saat ini banyak entrepreneur muda yang tergoda untuk mengambil jalan pintas. Karena banyak orang muda yang bergairah ingin cepat – cepat mendapatkan kesuksesan dan pengakuan. Proses merupakan suatu jalan yang harus dijalani oleh seseorang untuk belajar, dan mencapai kesuksesan.  Siapa pun yang mengambil jalan pintas atau cara cepat yakni, memperoleh sesuatu tanpa perjuangan, tanpa proses, pengorbanan serta tidak pernah gagal dalam melakukan suatu usaha, dapat di pastikan keberhasilan atau kesuksesan tersebut hanya bersifat sementara, hal ini dikarenakan jika dengan jalan pintas kita tidak akan menghargai sesuatu yang telah dicapai dikarenakan kita memperolehnya dengan cara instant, atau dengan tidak bekerja keras, tidak jatuh bangun untuk mencapai keberhasilan tersebut, maka kita tidak akan dapat memecahkan masalah apapun yang ada, karena tidak ada pengalaman untuk  memecahkan masalah yang pernah kita dapat pada saat kita terjatuh dalam menggapai keberhasilan tersebut. Jadi nikmatilah prosesnya, dan secara sadar ataupun tidak sadar sebenarnya banyak pelajaran atau ilmu yang kita peroleh dari proses tersbut.
  • Passion atau gairah
Sikap ini harus dimiliki oleh seorang entrepreneur karena dari passion inilah asal mula timbulnya keinginan berwirausaha, kreativitas dan inovatif. Passion ini juga merupakan awal dan tanda-tanda orang akan sukses seperti yang saya kutip ucapan dari bill gate, pemilik Microsoft Corporation,  saat ditanya apakah  kunci agar dapat menjadi sukses seperti anda?? Lalu ia menjawab “is a Passion”, atau dalam bahasa Indonesia adalah gairah, dalam artian positif tentunya, kutipan ini saya dapat dari seorang dosen pada saat seminar kepemimpinan di Gunadarma pada awal tahun masuk.

  • Sosialisasi, komunikasi, dan link
Link atau jaringan merupakan bagian cukup penting dalam bidang wirausaha, karena pada nantinya kita tidak akan bekerja sendiri, kita akan bekerja dengan orang lain bahkan dengan sebuah instansi, maka dari itu kita dituntut untuk dapat berkomunikasi dengan baik, sehingga orang lain atau instansi mau bahkan senang bekerjasama dengan kita. Selain untuk menjalin kerjasama bisnis, komunikasi juga diperlukan untuk menghadapi konsumen yang akan membeli atau menggunakan barang atau jasa kita.
Sosialisasi, sosialisasi juga diperlukan kepada masyarakat untuk memperkenalkan produk atau jasa yang ingin kita terjunkan ke pasar jadi ini merupakan alternative memasarkan produk yang kita tawarkan selain iklan.   



Senin, 02 April 2012

Resume Tokoh Wirausaha Terkenal - tugas kuliah

 
Hendy Setiono Pemilik bisnis waralaba “ Baba Rafi”
Hanya bermodal sebuah gerobak, Kebab Baba Rafi tumbuh fenomenal. Kini 140 gerainya telah tersebar di 25 kota di Indonesia. Wiyono
Dalam dunia bisnis waralaba, bisnis makanan dan minuman terasa mendominasi. Semua mafhum bisnis ini boleh dibilang kebal krisis ekonomi karena menyangkut salah satu kebutuhan pokok. Alasan lainnya barangkali karena kemudahan yang dimiliki serta perputaran modalnya terhitung cepat. Tidak jarang, asalkan disertai pengelolaan yang bagus usaha di bidang kebutuhan perut mampu berkembang dalam waktu relatif cepat. Baba Rafi merupakan salah satu contoh sukses, setidaknya hingga saat ini.
Hendy Setiono mengawali usaha tahun 2003 di Surabaya. Modalnya hanya Rp 10 juta atau sebuah gerobak burger. Kini bisnisnya berkembang pesat dengan menu makanan utama kebab serta santapan ala koboi (burger serta hotdog). Jumlah cabangnya setiap tahun terus bertambah. Terakhir, terdapat 140 outlet tersebar di 25 kota, antara lain Batam, Bali, Bandung, Banjarmasin, Malang, Gresik, Jember, Kediri, Lampung, Padang, Malang, Makasar, Medan, Pasuruan, Pekan Baru, Karawang, Surabaya, Sukabumi, Semarang, Sidoarjo, Tasikmalaya, Jogjakarta, dan Jakarta. “Tahun 2007 rencanaya go to Jakarta dengan target membuka 80 gerai khusus di Jakarta. Sekarang sudah terealisasi 25 buah,” ungkap Hendy.

Baba Rafi mampu berkembang pesat, karena selama ini Hendy selalu mempertahankan kualitas, baik menjaga standar mutu, kebersihan, value produk. “Oleh karena itu dibentuk divisi Quality Control dan Maintenance,” ujarnya.Peraih berbagai penghargaan, di antaranya sebagai salah satu Entreprise 50 (The Hottest Entrepreneur 2006) versi Swa, Asia’s Best Entrepreneur Under 25 versi BusinessWeek, The Indonesian Small Medium Business Entrepreneur Award (ISMBEA 2006), juga termasuk di antara 10 tokoh pilihan 2006 versi Tempo ini juga berusaha memperkuat brand image khususnya melalui berbagai media above the line serta membuat diferensiasi dengan memperbarui sebutan menu-menu, seperti Winner Kebab, Hotdog Jumbo, Kebab Picok (pisang dan coklat). Tetapi harganya tetap dapat terjangkau oleh kocek mahasiswa sekalipun, yaitu berkisar Rp 6.000,00-Rp 9.000,00.
Di samping itu bapak dua orang anak ini juga tetap memakai strategi awal yang cukup ampuh, yakni memilih tempat di tengah-tengah keramaian dan menggunakan warna mencolok dan berwarna-warni. “Agar terkesan familiar dan begitu melihat, orang menjadi ingat terus,” begitu kilahnya.
Diferensiasi lain yang dilakukan Hendy adalah cara pengolahan. Dia mengolah daging dengan cara diasap, bukannya digoreng. Daging berukuran besar diasap, baru dipotong dan diiris tipis, dengan begitu aroma asap menjadi khas. Beberapa jenis bumbu juga disesuaikan sesuai dengan selera lokal. Di negeri asalnya, irisan daging untuk burger atau kebab tidak terlalu tebal dengan aroma bumbu yang kuat.
Sebaliknya, menurutnya konsumen lokal lebih memilih tekstur daging lebih berasa dengan bumbu dan saos tidak terlalu banyak namun cenderung manis.
Sebagai bisnis yang diwaralabakan Hendy menyediakan beberapa tipe penawaran. Terdapat paket gerobak untuk outdoor, franchisenya dijual dengan harga Rp 50 juta. Tipe Booth dan Dine In, keduanya juga dengan konsep outdoor ditawarkan seharga Rp 70 juta dan Rp 100 juta, sementara konsep indoor outlet harganya Rp 90 juta. “Model cafĂ©, franchise fee sebesar Rp 80 juta dan ditambah initial investment sekitar Rp 100 juta,” imbuh Presiden Direktur PT Baba Rafi Indonesia tersebut.
Calon franchisee tidak usah khawatir, sebab dukungan yang diperoleh meliputi hampir semua aspek, mulai dari studi kelayakan, lay out restoran, standar pelayanan, pelatihan, jaminan bahan baku, paket promosi, termasuk quality control, maintenance, manual book, disertai software keuangan. Dalam satu paket sudah tersedia satu unit counter, alat burner kebab, dan paket perlengkapan counter lengkap. Disebutkan, tingkat keberhasilan cabang mencapai 99% atau resiko kegagalan usaha sangatlah kecil. “Omset yang diraih masing-masing gerai Rp 350 ribu-Rp 1 juta per hari, sehingga balik modal investasi diperkirakan tercapai dalam 1-1,5 tahun,” tandasnya.

Pendapat saya tentang sosok Hendy susanto:
Menurut saya hendri susanto merupakan sosok entrepreneur sejati, ia bertekad untuk ber-wirausaha, mandiri dan rela meninggalkan status nya sebagai mahasiswa teknik informatika ITS Surabaya, untuk menjadi wirausahawan sukses dan hidup mandiri. Untuk mewujudkan keinginannya tersebut ia bekerja keras, dan tidak pernah berhenti belajar untuk memperdalam pengetahuannya tentang ber-wirausaha.
Ia juga piawai membaca peluang dan berani membuat inovasi baru yang belum ada dipasaran, yakni ia berani mengangkat makanan yang tadinya hanya ada di Negara arab, ke Indonesia yakni kebab. Dan dengan kerja keras dan perjuangannya akhirnya ia sukses membawa usaha kebabnya tersebut pada sebuah kesuksesan. Tentunya dengan kerja keras dan persoalan yang menghadang, salah satu persoalan yang cukup menyulitkan yakni, memodifikasi kebab agar dapat diterima oleh lidah masyarakat Indonesia, yakni dengan melakukan riset dan mencoba dan gagal (trial and eror).  
Setelah usaha kebabnya bejalan lancer dan diterima olrh masyarakat, ia mulai melebarkan sayapnya yakni memperluas bisdnisnya dengan system waralaba, dan hasilnya dalam waktu yang tidak lama bisnisnya meluas hingga seluruh Indonesia, bahkan mancanegara, dengan brandnya yakni; Kebab “Baba Rafi”.
~TERIMAKASIH~



Senin, 19 Maret 2012

Resume Tokoh Wirausaha Muda Mandiri Astari Tadda Pemilik CV. AstaMedia Link Perdana




“Meraup Untung Nyata dari Bisnis Maya”
            Jika ada sarjana kedokteran (S.Ked) yang sibuk online didepan komputer dari pada melakukan kegiatan di rumah sakit, Asri Tadda-lah orangnya. Jangan menduga ia berkutat dengan facebook, Twitter, atau situs jejaring social lainnya atau game online. Calon dokter dari Universitas Hasanudin ini justru sedang mendulang rupiah dari bisnis online. Kecanduannya pada dunia maya ini, Asri yang di dunia maya lebih dikenal dengan nama Asta Qauliyah ini justru memanfaatkan ketaguhan internetnya itu untuk mengasah jiwa kewirausahaan , ia membaca peluang besar dari hobinya menjelajah dunia maya itu.
            Lelaki kelahiran Luwu Timur, Sulawesi Selatan, 28 tahun silam ini meyakini bahwa belajar bisnis sejak dini akan menjadi solusi untuk menghadapi persaingan hidup yang kian meningkat seiring berjalannya waktu. Ketika masih mahasiswa Fakultas kedokteran ini , mulai merintis periklanan (advertsing) berbasis blog. Asri Tadda membuat banyak blog dengan beragam tema kedokteran dan kesehatan, sesuai dengan jurusan yang ia ambil pada saat kuliah. Dia memilih menjadi dokter internet yang menyebarkan ilmu kedokteran dan kesehatan yang dipelajarinya semasa kuliah dulu kepada masyarakat luas melalui media blog.
            Dia menyadari bahwa blog menembus batas – batas geografis Negara, sehingga penting baginya untuk menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa pengantar blog – blognya. Bisnis yang dikembangkan Asri di Makasar ini bahkan sudah meluas ke berbagai layanan, namun tetap berbasis internet. Ia juga menyediakan jasa internet markerting, web development, konsultan dan yang paling baru adalah mendirikan sekolah blog (bloging school). Asri juga mendirikan dan mengelola kafe yang dilengkapi fasilitas  free WiFi. Agar postioningnya lebih mengena bagi para penggila blog yang menjadi sasaran pasarnya, ia menamai kafe nya yang berlokasi di jl. Perintis Kemerdekaan, makasar ini dengan nama kafe Blogger.
            Menggunakan bendera AstaMedia Group, dalam kurun waktu 2 tahun, ia membukukan omset Rp 480 juta per tahun, hanya untuk tiga perusahaan advertising berbasis blognya yaitu Articles Trade Inc., SEOSEMID Inc., dan BuyLinkPost. Angka ini, kata asri meningkat secara signifikanpada tahun berikutnya. Tak heran jika asri tadda mendapat juara dua penghargaan Wirausaha Muda Mandiri (WMM), yang diselenggarakan oleh Bank Mandiri, dalam rangka memberikan apresiatif kepada para wirausaha muda Indonesia.
Kuncinya passion
            Sekilas tidak ada yang istimewa dari sosok Asri tadda. Dia seperti anak muda lainnya, yang senang bergaul, berselancar di dunia maya, dan aktif diberbagai kegiatan dan organisasi di kampus. Namun yang membedakan ia dari anak muda seumurnya adalah, ia mempunyai passion atau gairah, semangat yang menggebu- gebu dari dalam dirinya untuk dapat mewujudkan cita – cita nya untuk hidup mandiri, dan dapat menghasilkan uang dari hobinya, yakni nge-Blog dan Browsing internet. Selain memiliki jiwa yang bergairah, bersemangat, ia juga yakin bahwa dirinya dapat mewujudkan impiannya dan tak pernah kapok, dan lelah untuk mewujudkannya.
            Dan setelah sukses pun ia memiliki keinginan untuk menularkan ilmunya kepada masyarakat luas, agar ,masyarakat luas mengetahui tentang biosnis di dunia maya yang menguntungkan ini, juga agar masyarakat luas dapat menikmati apa yang telah dicapai oleh AstriTadda. Keinginan ini pun sudah mulai diwudkan dengan cara mendirikan sekolah bloging atau blogging school, sekolah ini merupakan sekolah yang mengajarkan, bagaimana cara membuat blog yang professional, bagaimana cara menghasilkan uang dari ngeblog, dan cara membuat situs periklanan via blog, atau advertising blog.


Pendapat Saya Tentang Tokoh Entrepreneurship Di atas Yaitu:

            Saya setuju dan salut kepada Asri Tadda, menurut saya ia merupakan sosok yang dapat dijadikan sebagai teladan, karena ia dapat mewujudkan dari sebuah hobi biasa menjadi sebuah profesi yang dapat memberikan insentif yang lumayan besar,  saya juga salut pada kegigihan, semangat dan  passion yang ia miliki untuk dapat mewujudkan cita- citanya. Dan ternyata keberhasilan seseorang itu merupakan hasil dari kerja keras, kegigihan, kreatif, inovatif, pantang menyerah, dan yakin pada diri sendiri, bahwa kita bisa,  “we can do it”.
            Satu lagi kelebihan yang dimiliki oleh Asri Tadda ialah ia tidak berkutat pada satu bidang, ini terbukti dengan ia mendirikan kafe, dan sekolah blog, yang sesungguhnya ia bergerak di bidang advertising berbasis blog. Dari ini saya melihat bahwa Asri Tadda juga merupakan orang yang pintar melihat peluang usaha, dan tidak pernah takut untuk mencoba hal baru, contohnya ialah sekolah blog, yang ia dirikan. Ia juga memiliki misi sosial yakni ia mengajak masyarakat luas untuk mengikuti jejaknya dengan membuka sekolah khusus belajar blog, periklanan berbasis blog, dan bagaimana cara mendulang rupiah dari “bermain” Blog.

            Dari membaca artikel ini saya sadar bahwa ber-wirausaha diperlukan sikap dan pemikiran yang harus dimiliki oleh seorang entrepreneur yakni sebagai berikut:
  • Kreatif dan Inovatif
Seorang entrepreneur harus memiliki sikap dan pemikiran yang kreatif, karena dengan berfikir kreatif, seorang entrepreneur dapat menciptakan sesuatu yang baru, asli (original) yang belum ada di dipasaran dan akan laku dipasaran.
  • Kerja keras dan Gigih
Seorang entrepreneur harus memiliki sikap kerja keras, kerja keras merupakan upaya – upaya yang dilakukan secara maksimal dengan tujuan tercapainya sebua kesuksesan dalam ber-wirausaha.                       
Kerja keras juga merupakan modal utama yang harus dimiliki oleh seorang entrepreneur, karena untuk menjalankan sebuah wirausaha seorang entrepreneurship harus bekerja keras dan tak pernah lelah mencoba hal yang baru agar keberhasilan atau kesuksesan dapat diraih.
Gigih, sikap ini sangat perlu dimiliki oleh seorang entrepreneur, karena seorang entrepreneur harus jatuh-bangun pada proses merintis suatu usaha/bisnis tertentu. Tentunya seorang eenterpreneur harus bangkit dari keterpurukan, dan bangkit kembali dan berusaha agar tidak terperosok pada jurang yang sama, dan tidak kapok untuk mencoba hal baru, try and false.
  • Nikmati prosesnya, dan jangan ambil jalan pintas
Di dalam menuju keberhasilan disitu pasti ada proses yang panjang, namun kebanyakan saat ini banyak entrepreneur muda yang tergoda untuk mengambil jalan pintas. Karena banyak orang muda yang bergairah ingin cepat – cepat mendapatkan kesuksesan dan pengakuan. Proses merupakan suatu jalan yang harus dijalani oleh seseorang untuk belajar, dan mencapai kesuksesan.  Siapa pun yang mengambil jalan pintas atau cara cepat yakni, memperoleh sesuatu tanpa perjuangan, tanpa proses, pengorbanan serta tidak pernah gagal dalam melakukan suatu usaha, dapat di pastikan keberhasilan atau kesuksesan tersebut hanya bersifat sementara, hal ini dikarenakan jika dengan jalan pintas kita tidak akan menghargai sesuatu yang telah dicapai dikarenakan kita memperolehnya dengan cara instant, atau dengan tidak bekerja keras, tidak jatuh bangun untuk mencapai keberhasilan tersebut, maka kita tidak akan dapat memecahkan masalah apapun yang ada, karena tidak ada pengalaman untuk  memecahkan masalah yang pernah kita dapat pada saat kita terjatuh dalam menggapai keberhasilan tersebut. Jadi nikmatilah prosesnya, dan secara sadar ataupun tidak sadar sebenarnya banyak pelajaran atau ilmu yang kita peroleh dari proses tersbut.
  • Passion atau gairah
Sikap ini harus dimiliki oleh seorang entrepreneur karena dari passion inilah asal mula timbulnya keinginan berwirausaha, kreativitas dan inovatif. Passion ini juga merupakan awal dan tanda-tanda orang akan sukses seperti yang saya kutip ucapan dari bill gate, pemilik Microsoft Corporation,  saat ditanya apakah  kunci agar dapat menjadi sukses seperti anda?? Lalu ia menjawab “is a Passion”, atau dalam bahasa Indonesia adalah gairah, dalam artian positif tentunya, kutipan ini saya dapat dari seorang dosen pada saat seminar kepemimpinan di Gunadarma pada awal tahun masuk.

  • Sosialisasi, komunikasi, dan link
Link atau jaringan merupakan bagian cukup penting dalam bidang wirausaha, karena pada nantinya kita tidak akan bekerja sendiri, kita akan bekerja dengan orang lain bahkan dengan sebuah instansi, maka dari itu kita dituntut untuk dapat berkomunikasi dengan baik, sehingga orang lain atau instansi mau bahkan senang bekerjasama dengan kita. Selain untuk menjalin kerjasama bisnis, komunikasi juga diperlukan untuk menghadapi konsumen yang akan membeli atau menggunakan barang atau jasa kita.
Sosialisasi, sosialisasi juga diperlukan kepada masyarakat untuk memperkenalkan produk atau jasa yang ingin kita terjunkan ke pasar jadi ini merupakan alternative memasarkan produk yang kita tawarkan selain iklan.